(0271) 2934015
kelurahanbaru.mojo@gmail.com

19-09-2026

WIB

Admin Kelurahan Mojo

21-08-2026

 10:12:06 WIB
Mojo Sehat Tanpa Batas: Visualisasi Data Jangkauan UHC dan Titik Layanan Kesehatan di Kelurahan Mojo Kecamatan Pasarkliwon Kota Surakarta
Icon

Data Infografis ini menunjukkan bahwa cakupan UHC/JKN Kelurahan Mojo Per Bulan Maret (Triwulan 1) Tahun 2026 yang sangat tinggi, yaitu 98,56% dari 14.664 penduduk. Sebanyak 14.453 jiwa telah menjadi peserta JKN, dengan 13.168 peserta aktif (89,80%), sedangkan 211 jiwa belum memiliki JKN. Kelurahan Mojo juga memiliki 17 fasilitas pelayanan kesehatan.

Capaian paling menonjol adalah 98,56% penduduk telah menjadi peserta JKN. Namun, masih terdapat 211 jiwa yang belum terdaftar JKN. Selain itu, dari 14.453 peserta JKN, sekitar 1.285 peserta belum aktif. Hal ini menunjukkan bahwa cakupan kepesertaan yang tinggi masih perlu diikuti peningkatan keaktifan peserta.

Keterkaitan Antar Data Jumlah penduduk, kepesertaan JKN, keaktifan peserta, dan fasilitas kesehatan saling berkaitan. Dari 14.664 penduduk, 14.453 telah menjadi peserta JKN, tetapi hanya 13.168 yang aktif. Ketersediaan 17 fasilitas kesehatan, terdiri atas 8 Posyandu, 4 apotek, 2 Puskesmas Pembantu, 2 tempat praktik mandiri tenaga kesehatan, dan 1 rumah sakit, mendukung akses masyarakat terhadap pelayanan kesehatan.

Capaian UHC menjadi modal penting untuk mewujudkan masyarakat Mojo yang sehat. Potensi pengembangan meliputi penjangkauan 211 warga yang belum memiliki JKN, peningkatan keaktifan peserta, optimalisasi 8 Posyandu, serta pemanfaatan pemetaan fasilitas kesehatan sebagai dasar perencanaan program kesehatan kelurahan.

Permasalahan utama adalah masih adanya 211 jiwa yang belum memiliki JKN dan sekitar 1.285 peserta yang belum aktif. Kondisi ini perlu mendapat perhatian melalui pendataan, sosialisasi, dan pendampingan agar kepesertaan tidak hanya tinggi secara jumlah, tetapi juga aktif dan dapat dimanfaatkan.

Kelurahan Mojo memiliki capaian UHC yang sangat baik, dengan 98,56% penduduk menjadi peserta JKN dan didukung 17 fasilitas kesehatan. Tantangan selanjutnya adalah memastikan seluruh warga terlindungi, meningkatkan keaktifan peserta, serta mengoptimalkan fasilitas kesehatan untuk mendukung pemerataan pelayanan kesehatan.


Daftar Informasi